Jawa Tengah masuk Kategori Kemampuan Literasi Cakap

DINDIKBUD-24/03/2022 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak menyelenggarakan Kegiatan Peningkatan Literasi Daerah Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, yang dilaksanakan di Aula Budi Utomo Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, pada hari Rabu, 23 Maret 2022.

Kemampuan literasi di Indonesia berdasarkan hasil survei programmed for international student assesment, masih sangat rendah. Bahkan di beberapa daerah perlu intervensi. Di sela pendampingan Tim Peningkatan Literasi Daerah (TPLD) Kabupaten Demak, Fungsional Widyaprada Ahli Madya di PP PAUD dan Dikmas Provinsi Jawa Tengah, Melati Indri Hapsari mengatakan, kemampuan literasi suatu daerah dibedakan menjadi empat tingkatan. Yakni perlu intervensi, dasar, cakap dan mahir.

Di antara 35 Provinsi di Indonesia, Jawa Tengah termasuk daerah dengan kategori cakap. “Bahkan ada satu SMP swasta di luar Jawa, siswanya belum lancar membaca. Karena rendahnya tingkat literasi itu, guru SMP tersebut harus kembali menjadi guru SD,”tuturnya, Rabu (23/3/2022).

Dua tahun masa pandemi semakin memperparah tingkat kemampuan literasi, utamanya pada siswa kelas 1 dan 2 SD. Karena sistem pendidikan jarak jauh, mereka terpaksa belajar literasi dan numerasi dengan orang tua di rumah, yang notabene tidak menguasai strategi mengajar membaca, menulis dan berhitung (calistung).

Outputnya, orang tua menjadi emosi karena merasa tak mampu mengajarkan calistung. Pada saat sama, anak tidak memiliki literasi dasar yang optimal. Sementara literasi modal utama mempelajari konten-konten ilmu selanjutnya.

“Di sini lah pentingnya dibentuk TPLD, dan lanjut rencana aksi me dasar pada profil pendidikan. Termasuk di dalamnya penguatan kembali literasi di sekolah,” imbuhnya.

Pada Kesempaten tersebut Kepala Bidang Pendidikan NonFormal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Afida Aspar menuturkan, literasi di Kabupaten Demak sudah dilaunching pada tahun 2016. Lanjut dengan penetapan Demak Kabupaten Literasi pada masa Bupati Demak Bapak M. Natsir tanggal 29 September 2016. Dilanjutkan dengan sejumlah Gerakan Literasi Kabupaten Demak 2018-2021.

“Ada beberapa program literasi di Kabupaten Demak antara lain Kampung Literasi, Bantuan buku di TBM, Gerakan Literasi Paud, serta Gerakan Nasional Membacakan Buku,”tuturnya.

Kampung Literasi yang telah terbangun yakni di Desa Bandungrejo Kecamatan Mranggen, Berahan Wetan Wedung dan Karangsari Karangtengah. Selanjutnya sempat tidak aktif karena pandemi, sekarang dicoba diaktifkan lagi.

“Informasi bertebaran di mana-mana, jika anak kita belum siap tentunya sangat disayangkan. Sehubungan kemampuan literasi mereka yang tidak diasah sejak dini. Maka sepakat untuk membentuk TPLD sebagai bagian upaya peningkatan kualitas literasi dan numerasi daerah,” tandasnya.

 

Gallery Kegiatan – Literasi Daerah

Semoga bermanfaatTerimakasih

Share via
Copy link
Powered by Social Snap