Sekolah Tatap Muka Perkuat Karakter Anak Didik

DINDIKBUD-03/12/2020 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan menguatkan karakter anak didik jenjang SD dan SMP pada masa pandemi lewat sekolah tatap muka, Kamis (26/11/2020).

Hal itu penting karena akhir-akhir ini (era digital) muncul persoalan anak yang rata-rata berkaitan dengan moralitas.

“Krisis karakter anak dan pelajar, salah satunya disebabkan kebebasan mengakses internet,” tandas Kepala Bidang Pembina SD dan SMP Dindikbud Demak, Ridwan, Rabu (11/11/2020).

Orang tua juga cenderung menaruh harapan pada sekolah untuk membantu pendidikan akademik dan karakter anak.

Ketika anak disuruh orang tua membantah, pasti akan nurut jika disuruh guru.

“Ini salah satu fungsi satuan pendidikan, bertanggung jawab mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan peserta didik itu sendiri,” tandasnya.

Ridwan tak menampik, pendidikan karakter pada masa pandemi dengan sistem belajar daring menjadi tantangan tersendiri.

Siswa kehilangan role model guru yang disosokkan sebagai panutan untuk ditiru dan digugu.

Guru juga tidak bisa menjamin anak didik aman dari hal-hal negatif saat anak mengakses internet.

“Hampir 10 bulan anak didik tidak berjumpa dengan guru. Padahal guru harus menjadi role model bagi siswa,” ujarnya.

Simulasi pembelajaran tatap muka, lanjut Ridwan, diharapkan bisa membantu menguatkan lagi karakter anak. Tentunya dengan dukungan semua unsur.

“Baik sekolah, guru, siswa, orang tua, masyarakat, maupun pemerintah. Insya Allah pendidikan karakter pada anak akan berjalan dengan lancar,” katanya.

Pihaknya berharap, pendidikan karakter anak didik di masa pandemi bisa tertata lagi.

“Pembelajaran jarak jauh dan tatap muka di Demak bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, ketika guru berperan sebagai role model bagi siswa,” tandasnya.

Repost @wartademak

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap